Gelar Roadshow di Kota Padang, Polytron Andalkan Mesin Cuci & AC

Gelar Roadshow di Kota Padang, Polytron Andalkan Mesin Cuci & AC

PT Hartono Istana Teknologi, dengan produknya yang bernama Polytron gencar melakukan Roadshow ke beberapa kota besar di Indonesia. Kali ini Polytron menggelar pameran AC Neuva Ice dan mesin cuci Zeromatic Belleza di Plaza Andalas, Padang dimulai 25 Januari hingga 1 Februari  2017 mendatang.

Dalam pameran ini Polytron menawarkan program trade in, gratis instalasi, gratis pipa AC, dan gratis bracket. Untuk setiap pembelian mesin cuci Zeromatic Belleza juga berhak mendapatkan hadiah.

Albert Fleming selaku Product Manager Home Appliances mengatakan, motivasi Polytron pada awal tahun ini adalah menjangkau pasar daerah dan brand awareness. “Kami berusaha produk AC tahun ini berada pada top three market share dan mempertahankan mesin cuci di urutan dua market share,” ujar Albert.

Albert mengatakan, keunggulan AC Neuva Ice yang dipamerkan diyakini akan mampu menarik minat masyarakat Padang. Ini berkat teknologi Fastest Cooling yang mampu mencapai suhu 18°C dalam waktu 7 menit, yang juga didukung oleh teknologi High Efficiency Cooling Engine. Proses pendinginan yang ekstrim memiliki kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa.

Sedangkan untuk mesin cuci, Polytron menghadirkan Zeromatic Belleza yang merupakan produk mesin cuci bukaan atas (Top Loading) berteknologi canggih dan desain elegant, stylish, reliable yang terbuat dari tempered glass yang kuat.

Zeromatic Belleza sangat canggih dengan fitur layar sentuh (touch screen) yang sedang tren untuk perangkat elektronik masa kini, dengan MO-TO Control (Move by Touch) yang didukung oleh Proximity Sensor akan membuat lampu panel menyala bila didekati tangan dan akan menyala lebih terang bila disentuh.

Dan bila Anda pernah mengalami telat ke kantor atau telat mengantar anak ke sekolah gara-gara menunggu cucian, maka dengan adanya Zeromatic Belleza tidak perlu khawatir lagi karena berkat teknologi Washing Delay Program-nya memungkinkan para ibu mengatur kapan proses pencucian selesai, sehingga tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk mencuci.

Dirumah listrik padam saat mencuci? Pada umumnya mesin cuci akan memulai proses pencucian dari awal lagi. Namun berbeda dengan Zeromatic Belleza yang sudah dilengkapi dengan Auto Memory Recall, proses pencucian tetap berlanjut secara otomatis dari kondisi terakhir tanpa harus mengulang kembali dari awal.

“Zeromatic Belleza lebih sempurna dengan adanya dua pilihan program baru mencuci yaitu untuk mencuci baju Batik dan Baby Wear, sehingga pengguna kini tidak perlu khawatir lagi baju batik mahal kesayangannya rusak atau pakaian bayi menjadi kasar,” timpal Shasa Eva Marisah selaku PR Polytron.

Zeromatic Belleza juga memiliki keunggulan lainnya seperti Waterfall Technology yang memberi tekanan pada kain sehingga kotoran terlepas dari pakaian, Silent Wash Technology yaitu tingkat kebisingan yang  rendah, dan teknologi Soft Closing Door yang di desain untuk kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.

“Harapannya pameran AC dan mesin cuci di Padang dapat diterima hangat, target kami adalah penjualan di Padang dapat sukses seperti pameran tahun lalu”, tutup Albert

Komentar
Sebelumnya Sharp Optimis Tingkatkan Market Share di Tahun 2017
Berikutnya Suzuki SBT Riau Besok Luncurkan New Carry Pick Up

Tentang penulis

Berita Terkait

Bisnis

CJ CGV Cinemas Buka Cabang Ketiga di Pekanbaru

Setelah sukses beroperasi di Transmart, CJ CGV kembali mengepakkan sayap bisnis dengan membuka dua cabang terbaru di Kota Bertuah yakni di gedung Plaza Citra Jalan Pepaya bernama CGV Studio dan

Bisnis

Agresif di Pasar Ekspor, Polytron Diganjar Penghargaan Indonesia Global Brand 2017

Bertempat di Ballroom Shangri-La  Hotel Jakarta, 18 Juli 2017 lalu Polytron sukses menerima penghargaan dari Majalah SWA dengan kategori  The Indonesian Global Brands 2017. Hal ini tidak terlepas dari beragam

Bisnis

Sharp Optimis Tingkatkan Market Share di Tahun 2017

Menurut data GfK, kondisi pasar elektronik Indonesia  di tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 2,7 persen di banding tahun sebelumnya. Penurunan ini dikarenakan beberapa faktor, diantaranya adalah adanya penurunan daya beli